Uncategorized

Catatan Seorang Ibu..

Sore itu aku temui putra bungsuku yg bermain di depan sekolah, berlari kencang masuk ke dalam ruangan..

Lalu menginformasikan, “Ra.. dijemput”
Lalu berlari lagi dengan kencang keluar, kembali ke ayunan yg tadi ditinggalkannya.

Ayah Ra.. tersenyum lalu mengajak putraku berbincang.
Dia pun menanggapi lalu berlari masuk lagi ke front office, menemui Ra.. teman sekelasnya yg sedang dibantu menggunakan sepatu.
Tangan mungil putraku bergerak cepat.

Guru kelasnya sedikit terkejut, lalu setelah mengamati tindakan putraku, “oh.. mau membantu Ra.. menggunakan sepatu ya? Terimakasih sudah membantu..”

Sore itu akupun kembali terenyuh..
Putraku yg baru berusia 3.5thn paham tentang keadaan temannya yg memiliki kebutuhan khusus dan perlu dibantu.

Begitu pula di kelasnya, kujumpai beberapa anak yg mulai terbentuk empatinya, mengingatkan teman2 lainnya mengenai kondisi teman spesialnya ini. “Biarkan.. Ra.. belum paham.”

Orang tua mana yg tidak tersentuh hatinya melihat gerak-gerik dan ucapan anak2 ini.. sedangkan orang2 dewasa lain belum pasti bisa berlaku seperti mereka.

Semoga sikap empati ini terus ada pada diri mereka hingga mereka dewasa kelak.

Balikpapan, 26 Mei 2018
Martina Irawati Riyadi
Creative Land Preschool

Special thanks to the teacher’s team for building my son’s character..20171224_123131

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s