Posted in daycare, parents

Pertimbangan saat Mencari Daycare yang Tepat

Ayah dan Bunda bekerja membuat Ayah dan Bunda harus memikirkan solusi tentang anak, akan diasuh oleh siapa selama Ayah dan Bunda bekerja?
Jika ada keluarga yang tinggal serumah dengan Bunda tentu adik-adik kecil ini bisa dititipkan selama Bunda bekerja, namun Bunda tetaplah harus menunjukkan atensi selama tidak di rumah, seperti menelpon untuk menanyakan kondisi anak, berbicara pada anak sekedar untuk menanyakan kabar dan ceritanya. Jika anak masih bayi berusahalah untuk dapat pulang selama jam istirahat sehingga ASI tetap dapat diberikan dan bonding dengan Bunda tetap didapatkan oleh anak.
Menitipkan anak pada nenek tentulah tidak seperti Bunda mengasuh sendiri, usia nenek yang sudah lanjut tentunya membuat tenaga nenek tidaklah sama seperti saat masih muda, seringkali dijumpai nenek lebih banyak jam istirahat / tidurnya, sehingga anak lebih banyak bermain sendiri.
Atau seringkali dijumpai anak lebih banyak menonton televisi selama mengisi waktu di rumah, ini kemungkinan besar karena pengetahuan yang mengasuh untuk mengeksplorasi dan menstimulasi anak kurang memadai.
Dari beberapa kenyataan ini sangatlah diperlukan atensi, perhatian dan peran serta Bunda selama bekerja untuk mengawasi kegiatan anak selama di rumah. Buatlah jadwal kegiatan anak selama Bunda pergi, berikan training kepada pengasuh sebelum meninggalkan anak dalam pengawasan pengasuh, selalu tanyakan perkembangan anak dan jalinlah komunikasi yang baik dengan pengasuh dan anak, sehingga pengasuh merasa nyaman dan dapat bekerja dengan hati saat mengasuh anak Bunda.

Beberapa orang tua memutuskan untuk menitipkan anak di Taman Penitipan Anak atau Daycare.
Saya akan coba mengulas beberapa hal yang harus Bunda pertimbangkan saat akan memilih Daycare:
1. Daycare secara hukum haruslah didaftarkan ke Dinas Pendidikan, sehingga tanyakanlah ijin operasional Daycare kepada pengelola. Hal ini penting karena dengan terdaftarnya daycare tersebut, maka ada peran serta pemerintah dalam membina pengelola dan owner.
2. Perhatikan lingkungan daycare, jika menurut Bunda ada yang tidak aman, tanyakanlah pada pengelola. Biasanya pengelola mempunyai pertimbangan dan solusinya.
3. Perbandingan anak – pengasuh, karena semakin banyak anak yang ditangani pengasuh, maka semakin sedikit perhatian yang didapat anak. Namun sisi positifnya adalah biasanya anak-anak di daycare dididik untuk mandiri, tidak tergantung dengan pengasuhnya. Banyak anak yang diasuh dengan babysitter yang terbiasa mempersiapkan segala kebutuhan anak, malah membuat anak tidak bisa apa-apa (contoh: makan selalu disuapi, tidak bisa memakai baju & sepatu sendiri, tidak memiliki inisiatif)
4. Tanyakan jika terjadi kondisi darurat apa yang akan dilakukan oleh pengelola, seperti jika anak terjatuh saat bermain bersama temannya, atau hal lain yang tidak diinginkan namun dapat saja terjadi.
5. Tanyakan kegiatan anak selama di daycare, akan lebih baik jika daycare tersebut memiliki program terjadwal karena anak akan terbiasa dengan rutinitas dan disiplin waktu. Selain itu kegiatan stimulasi juga penting, bunda dapat memberikan masukan kepada pengelola jika merasa ada hal-hal yang perlu ditambah.
6. Biasanya daycare maupun sekolah agak kesulitan untuk menghindari cepatnya penyakit seperti flu atau batuk menular, sehingga ini pun harus menjadi pertimbangan Ayah dan Bunda, karena banyak juga orang tua yang masih tetap mengantar anak ke sekolah atau daycare saat anak dirasa tidak terlalu parah sakitnya, sehingga kemungkinan besar 2 jenis penyakit ini sangat sering membuat anak-anak tertular temannya.
7. Perhatikan pula apakah daycare memiliki laporan berkala kepada Bunda agar Bunda dapat mengetahui perkembangan anak Bunda.
8. Perhatikan apakah anak-anak dibiarkan menonton televisi seharian, ada acara menonton televisi namun dibatasi, ataukah tidak ada televisi sama sekali. Karena banyak penelitian yang ternyata membuktikan bahwa acara televisi ternyata banyak membawa dampak tidak baik pada anak-anak.
9. Saat ini banyak sekali daycare yang dibuka. Program, fasilitas, dan biayanya pun bermacam-macam, pilihlah yang sesuai budget Bunda, lokasi daycare yang dilewati Bunda saat bekerja / dekat dengan lokasi kantor, karena biasanya daycare memiliki aturan overtime, sehingga Bunda dapat menghemat biaya jika Bunda tidak terlalu lama menjemput.
10. Kenyamanan anak sangatlah penting, buatlah janji dengan pihak daycare saat akan melalukan trial atau menitipkan anak secara harian, sehingga pihak daycare siap akan kehadiran anak baru. Biasanya daycare akan membatasi anak baru karena sikap anak berbeda-beda, ada yang berani dengan lingkungan baru, ada yang masih lengket dengan bundanya, sehingga perlu penanganan ekstra dan lebih sabar. Terbukalah akan kondisi anak, sehingga pihak daycare pun dapat memberi program yang tepat untuk anak Ayah dan Bunda.
11. Daycare biasanya memiliki banyak pengasuh, ada juga yang bertugas sebagai pengawas pengasuh, hal ini membuat sesama pengasuh saling mengawasi dan dapat bekerja sama. Berbeda jika di rumah, anak hanya berdua dengan pengasuh, tentunya perhatian ekstra lebih dibutuhkan Bunda untuk memberi kepercayaan pada pengasuh.

Semoga ulasan dari saya dapat menjadi pertimbangan bagi Ayah dan Bunda saat mencari daycare dan pengasuh yang tepat bagi anak. Namun janganlah melepaskan pengawasan sepenuhnya pada pengasuh, karena walau bagaimanapun anak tetaplah amanah bagi para orang tua yang telah dipercaya oleh Allah SWT untuk mendidik dan membesarkan. Tetaplah mengambil peran terpenting dalam proses mendidik dan membesarkan anak, semoga anak-anak kita menjadi anak-anak yang dapat membawa kebaikan bagi kita di mata Allah SWT, amin.

Penulis:

a wife.. a mother from 3 lovely children, Zahra , Fatih , and Hafidz..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s