Posted in parents

Golden Age

Usia 0 – 5 tahun adalah waktu terbaik dalam proses pembentukan kualitas diri seorang anak. Pada usia ini terjadi perkembangan fisik dan otak anak yang pesat. Pada 5 tahun pertama inilah kami menyebutnya sebagai Golden Age dimana segala sesuatu dapat cepat diserap dan ditiru anak.
Allah SWT menciptakan anak manusia dengan segala kelebihan dan kekurangannya, tanggung jawab orang tua untuk memberikan pendidikan yang layak bagi anak, agar anak dapat tumbuh dengan kualitas terbaik yang dimilikinya.
Pendidikan yang utama dimulai dari rumah, dengan ibu sebagai guru kehidupannya. Orang tua perlu mengetahui asupan gizi terbaik bagi anak sesuai dengan pertumbuhan usianya; stimulasi bagi perkembangan otak, kognitif, dan motoriknya; dan orang tua juga berperan penting terhadap pembentukan karakter dan kecerdasan emosionalnya .
ASI merupakan asupan gizi terbaik bagi bayi, jika tidak ada kendala yang berarti, berilah bayi 0-6 bulan ASI saja tanpa tambahan susu formula maupun makanan lain. Dengan ASI, insyaAllah gizi anak akan terpenuhi dan berpengaruh pula pada kecerdasan otaknya. Pemberian ASI sebaiknya diteruskan hingga usia anak 2 tahun.
Pemberian Predikat Anak ASI
Gambar

S1 ASIX = bayi lulus ASI Eksklusif hingga usia 6 bulan
S2 ASI = lulus ASI tanpa tambahan susu lain hingga usia 1 tahun
S3 ASI = lulus pemberian ASI dengan susu tambahan (UHT / sufor) hingga usia 2 tahun
Setelah usia 6 bulan barulah anak diberi MPASI (Makanan Pendamping ASI), dan berilah Homemade Food, bukan Instant Food yang biasanya sudah mengandung gula dan garam. Karena Bunda, setelah anak berusia 1 tahun, barulah Bunda boleh menambahkan gula dan garam dengan kadar yang sedikit. Tujuannya adalah agar kerja pencernakan bayi tidak berat dan saat dewasanya anak tidak menjadi picky eater.

Ayah dan bunda, selain asupan gizi yang bermanfaat bagi pertumbuhan fisik anak, ada asupan lain yang juga tidak kalah penting bagi perkembangan anak kelak. Salah satu asupan yang akan bermanfaat pada saat anak berusia 0 – 5 tahun adalah stimulasi bagi otak dan motorik anak.

Taukah bunda bahwa ternyata bayi memiliki daya belajar yang cepat? Ketika usia  8 bulan, otak bayi memiliki seribu trilliun jaringan syaraf, dimana pada saat usia 10 tahun, jumlahnya akan berkurang menjadi 500 trilliun, bahkan kurang. Dimana pengalaman di tahun awal kehidupan lah yang akan mempengaruhi pengurangan jumlah sel syaraf tersebut.
Prinsip kerja otak adalah: Gunakan, jika tidak, hilangkan..
Sehingga sayang sekali jika kita tidak memanfaatkan tahun – tahun awal kehidupan anak untuk memperkaya wawasannya.

Ada 3 tahapan pembelajaran yang berhubungan dengan Intellectual Development (Perkembangan Kecerdasan):
1. Usia 0 – 4 tahun           : 50% kemampuan belajar dikembangkan pada usia ini
2. Usia 4 – 8 tahun           : 30% kemampuan belajar dikembangkan pada usia ini
3. Usia 8 – 18 tahun         : 20% kemampuan belajar dikembangkan pada usia ini
(For your Child’s Success in School and Life : ETL Learning)
Balita memiliki kemampuan beradaptasi dengan lingkungan pembelajaran yang sangat besar. Terutama pada empat tahun pertama kehidupannya. Mereka mampu mengucapkan kembali kata-kata yang dikenalkan oleh orang-orang terdekat mereka setelah beberapa kali pengulangan, hal ini sangat berbeda jika dibandingkan dengan orang dewasa yang memerlukan proses belajar yang lebih lama.

Stimulasi berupa komunikasi terhadap bayi (bahkan sejak masih berupa janin) dapat memperkaya kosa kata anak, sehingga memudahkan bayi belajar berbicara, juga dapat menjalin kedekatan emosional anak dan orang tua.
Kegiatan membaca buku bersama (orang tua dan anak) dapat dimulai sedini mungkin (saya menyarankan kegiatan ini dimulai sejak usia anak 6 bulan), hal ini akan membuat anak menyukai kegiatan membaca di saat dewasa, mempermudah anak belajar membaca saat usia sekolah, memperkaya wawasan dan kosa kata anak.

aktivitas bersama buku dan mainan, membuat anak merasa bahwa buku adalah benda yang menyenangkan seperti mainannya
aktivitas bersama buku dan mainan, membuat anak merasa bahwa buku adalah benda yang menyenangkan seperti mainannya

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kegiatan fisik seperti bertepuk tangan, membuka lembaran buku, meniti tangga, berjalan di balok titian, dll, merupakan stimulasi terbaik bagi perkembangan motorik kasar dan motorik halus anak, yang akan berpengaruh bagi perkembangan otak mereka, kegiatan stimulasi ini dapat disesuaikan dengan usia mereka.

Jika ingin membuat anak ahli suatu bahasa, gunakan bahasa tersebut dalam keseharian sejak anak masih bayi. Namun jika orang tua tidak menguasai bahasa yang ingin dikenalkan ke anak (misal bahasa Inggris atau Mandarin), orang tua dapat memakai alat bantu yang sekarang bisa dijumpai, atau bekerjasama dengan lembaga pendidikan untuk menghadirkan program bahasa tersebut di rumah.

english time
Kami menggunakan English Time di Creative Land, dan anak-anak menyukainya. Jika bunda ingin menghadirkan program ini di rumah, bunda dapat menghubungi Ms. Ira

Penulis:

a wife.. a mother from 3 lovely children, Zahra , Fatih , and Hafidz..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s