Posted in Uncategorized

Mengatasi Anak yang Suka Memukul

Bunda..
tentunya kita tidak ingin anak kita menjadi pribadi yang suka memukul.
Sebelum mencari cara mengatasinya, sebaiknya kita berkaca dulu, apakah kita sebagai orang tua pernah memukul/mencubit anak? karena anak secara otomatis akan meniru perlakuan tersebut. Jadi segera hentikan kebiasaan menggunakan anak sebagai pelampiasan saat marah/kesal.
Faktor penyebab lain, apakah tontonan/ permainannya membuatnya terbiasa melihat kekerasan? Hindari game dan tontonan yang mengandung kekerasan, jika sangat terpaksa  anak melihat, orang tua haruslah menjelaskan mana perbuatan yang boleh/baik dan tidak boleh/tidak baik.
Jika anak meniru temannya di sekolah, maka orang tua harus bekerja sama dengan guru untuk memberi tahu mana perbuatan yang boleh dan tidak untuk mengingatkan si anak.’Saat sudah terjadi, dan anak kita sudah terbiasa menggunakan tangannya untuk beraksi dan bereaksi.. apa yang harus kita lakukan sebagai orang tua?

Menurut saya, anak harus segera dihentikan saat dirinya memukul, sejajarkan pandangan kita dengan pandangannya, posisikan tinggi kita sama dengan dirinya, pastikan anak melihat kita saat kita berbicara. Berbicaralah dengan nada tegas (bukan marah berteriak2, mengomel, dan memukul atau mencubit), “Kak, tidak memukul, sakit kalau dipukul. Mama/teman/adik tidak mau dipukul”. Kemudian beri konsekuensi, “Kalau Kakak memukul lagi, maka kakak tidak boleh bermain bersama Mama/Adik/Teman sampai nanti Mama beri tahu kapan boleh bermain lagi. Kakak mengerti?” 

Setelah anak mengerti, pastikan saat anak memukul kembali, orang tua harus konsisten menerapkan konsekuensi tersebut. Misal gunakan ruang tamu untuk tempat anak menunggu selama tidak boleh bermain dgn adiknya. 
Waktu / lamanya disesuaikan dengan usia anak. Misal 2 menit untuk anak 2thn, 3 menit untuk anak 3thn, dst.
Setelah waktu tersebut habis, jemput anak, tanyakan apakah anak mengerti kenapa tidak boleh bermain bersama dan harus menunggu di tempat tersebut, pastikan dia mengerti, jika tidak, jelaskan kembali alasan bunda. Setelah itu peluk anak, katakan bahwa anak bunda adalah anak sholeh, dan anak sholeh menyayangi ibu/adik/teman dan tidak akan memukul ibu/adik/teman. Lalu katakan bahwa bunda menyayanginya..

Jika orang tua menghukum anak dengan memukul, tentunya anak akan bingung, “kenapa Mama/Papa pukul aku, tapi aku tidak boleh memukul adik.. adik kan nakal, tadi merobek gambarku..”

Semoga bermanfaat ya bunda..

Penulis:

a wife.. a mother from 3 lovely children, Zahra , Fatih , and Hafidz..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s